Agloco Indonesia

Get graphics at Nackvision.com

March 25, 2007

berita

Filed under: berita

Motor Rossi Masih Bermasalah

Filed under: MotoGP dll...

Mohammad Yanuar Firdaus - detikSport

Jerez - Satu hari menjelang balapan, motor Valentino Rossi masih cukup bermasalah. Mulai dari kecepatan, settingan ban hingga kondisi sirkuit dinilai Rossi bisa menjadi pengganjal ambisinya untuk menang.

Dua kali sesi tes Jumat (23/3/2007) kemarin di Jerez menjadi bukti nyata Rossi tak cukup kompetitif dibanding lawan-lawannya.

Catat saja, di sesi latihan pertama, The Doctor hanya mampu mencatatkan waktu terbaik kedelapan. Di free practice kedua Rossi baru sedikit tampil cepat dengan memposisikan diri sebagai pembalap tercepat kelima. Nasib hampir serupa juga diperoleh Colin Edwards yang hanya mampu mencatat waktu terbaik kesembilan dalam dua sesi latihan resmi.

“Sungguh kami masih bermasalah. Kondisi trek tidak sempurna dan bannya terlalu banyak berputar,” ungkap Rossi seperti dilansir Eurosport.

Rossi menambahkan bahwa timnya masih butuh membenahi settingan motornya. Meski demikian optimisme tetap dipegang Rossi menjelang tampil di balapan sebenarnya esok.

“Tujuh pembalap terdepan bersaing dalm posisi yang sangat-sangat dekat, jadi saya harap akan ada persaingan ketat nantinya,” lanjut Rossi.

Checa Pertahankan Kecepatan

Filed under: MotoGP dll...

Andi Abdullah Sururi - detikSport

(carloscheca.com)
Jerez - Carlos Checa meneruskan penampilan gemilangnya di hari Jumat dengan menjadi yang tercepat di sesi latihan terakhir MotoGP Spanyol di sirkuit Jerez, Sabtu (24/3/2007).

Pembalap Spanyol berusia 34 tahun itu menorehkan waktu satu menit 40,659 detik untuk mengalahkan veteran lainnya, Alex Barros (36) dari tim d’Antin Ducati dengan selisih 0,182 detik.

Catatan waktu yang dibuat Checa untuk sementara yang terbaik sejauh ini. Pada free practice II pembalap tim Honda LCR itu juga berada di urutan terdepan dengan 1:40,841.

Selain Checa, publik tuan rumah dipastikan antusias karena pembalap Spanyol lainnya, Dani Pedrosa, juga menunjukkan performa menjanjikan. Setelah hanya menduduki peringkat tujuh di sesi pertama, rider tim Repsol Honda itu lalu menempati posisi kedua, dan hari ini di urutan ketiga.

Sementara itu Marco Melandri dari tim Gresini Honda bercokol di peringkat keempat, diikuti John Hopkins (Suzuki), Toni Elias (Gresini Honda), dan Colin Edwards (Fiat Yamaha).

Sang juara bertahan Nicky Hayden (Repsol Honda) “nyangkut” di urutan kedelapan, disusul juara seri pertama di Qatar, Casey Stoner (Marlboro Ducati), dan Makoto Tamada (Tech-3 Yamaha).

Adapun Valentino Rossi tampaknya masih menemui kendala. Ia tercecer ke urutan 18 di atas motor Yamaha-nya. Ia dikabarkan tidak mengikuti sesi latihan terakhir ini dengan setingan ban yang akan dipakai di babak kualifikasi.

Hasil free practice III:
1 C. Checa Honda LCR 01:40.659
2 A. Barros Ducati 01:40.841
3 D. Pedrosa Honda 01:41.070
4 M. Melandri Honda 01:41.122
5 J. Hopkins Suzuki 01:41.175
6 T. Elias Honda 01:41.179
7 C. Edwards Yamaha 01:41.301
8 N. Hayden Honda 01:41.366
9 C. Stoner Ducati 01:41.394
10 M. Tamada Yamaha 01:41.406
11 S. Nakano Honda 01:41.416
12 L. Capirossi Ducati 01:41.482
13 S. Guintoli Yamaha 01:41.674
14 R. De Puniet Kawasaki 01:41.802
15 C. Vermeulen Suzuki 01:41.872
16 A. Hofmann Ducati 01:41.886
17 K. Roberts KR Honda 01:41.966
18 V. Rossi Yamaha 01:42.129
19 K. Akiyoshi Suzuki 01:42.464
20 O. Jacque Kawasaki 01:42.560

Gempa Jepang Lukai 160 Orang, Warga Tidak Panik

Filed under: berita

Alih Istik Wahyuni - detikcom

Jakarta - Korban luka gempa yang menghantam kawasan Ishikawa-Ken, Jepang, terus bertambah. Meski shock, warga di daerah terkena gempa tidak panik.

Hingga pukul 17.15 WIB, Minggu (25/3/2007), AFP melansir jumlah korban luka bertambah dari 40 orang menjadi 160 orang. 10 di antaranya mendapatkan luka cukup parah. Saat ini mereka sedang menjalani perawatan di rumah sakit setempat. Jumlah korban tewas tercatat belum bertambah.

Menurut seorang petugas kota Nanao, Mashiro Onishi, getaran akibat gempa 6,9 magnitude (sebelumnya diberitakan 7,1 magnitude) dirasakan cukup kencang. Akibatnya juga cukup parah. Beberapa jalan menuju daerah gempa dilaporkan tertutup oleh longsoran akibat goncangan hebat. Bahkan pasokan listrik untuk ratusan rumah tangga pun terhenti di kota ini.

Setelah gempa selama 50 detik itu berhenti, warga yang bertempat tinggal di kawasan Ishikawa-Ken berusaha menyelamatkan diri dengan mencari tempat yang lebih tinggi seperti ke atap rumah, atau tempat penampungai. Berjaga-jaga jika tsunami akan menyerang.

“Banyak orang mengungsi ke penampungan. Tapi saya tak melihat kepanikan di daerah saya,” kisah Masahiro. “Kami memang masih shock, tapi orang-orang bersikap seperti biasa.”

Keluarga Diaz: TNI Harus Terbuka Soal Hilangnya Heli pada 1994

Filed under: berita

Erna Mardiana - detikcom

Bandung - Menempuh upaya hukum belum dipikirkan keluarga almarhum Diaz Barlean. Namun mereka berharap TNI AD mengakui kesalahannya karena telah menutupi kasus hilangnya Diaz dan kawan-kawan pada 1994 lalu. Keluarga menuntut TNI AD mau terbuka mengenai peristiwa tragis itu.

Saat ditemui detikcom di toko bukunya Jalan PHH Mustofa, Bandung, Minggu (25/3/2007), adik kandung Diaz Barlean, Daniel Chandra Mahendra menyatakan, pihak keluarga belum mengambil sikap mengenai penemuan bangkai heli di Deli Serdang pada Kamis 22 Maret lalu, yang kemungkinan besar sama dengan heli yang ditemukan pada 1996 bersama jenazah Diaz yang telah menjadi kerangka.

“Saat melihat tipe heli di TV yang sama dengan tipe heli yang ditumpangi Diaz yaitu HA 7060, saya yakin kalau heli yang ditemukan saat ini sama dengan yang ditemukan 1996. Saya prediksi evakuasi saat itu tidak bersih sehingga masih meninggalkan sisa berupa tulang belulang dan identitas Diaz,” ujarnya.

Mengenai hal ini, kata Daniel, pihak keluarga tidak akan mempersoalkannya. Sebab, penemuan tulang belulang saat ini masih belum bisa dipastikan milik siapa. Pihak keluarga menganggap temuan kerangka yang tidak utuh pada 1996 sudah cukup.

“Mau gimana lagi? Kita pasrah saja kalau tulang kerangka pada 1996 lalu merupakan jenazah kakak saya. Kalaupun kami akan menuntut, tuntutannya apa,” katanya.

Namun demikian, imbuh Daniel, pihaknya tidak menutup kemungkinan melakukan upaya hukum oleh pihak keluarga. Namun, sebelumnya hal itu harus melalui pembicaraan dengan keluarga lain. “Kami tidak bisa jalan sendiri, semua keluarga korban harus satu persepsi. Saya dengar, keluarga dari almarhum Burhan Piliang akan menuntut TNI AD, tapi saya belum tahu dan belum dihubungi,” tuturnya.

Terlepas dari upaya hukum yang kemungkinan nanti akan ditempuh, Daniel menegaskan pihaknya menuntut adanya transparansi persoalan ini dari pihak TNI. “Kami minta mereka mengakui bahwa mereka pernah menutup-nutupi persoalan ini. Mereka tidak mengaku kalau Diaz dan yang lainnya menggunakan pesawat TNI. Bagi kami itu sudah cukup,” tegasnya.


eXTReMe Tracker [Valid RSS] Text Link Ads
Add to Technorati Favorites  Subscribe in a reader Introducing the SlashMySearch.com Search N Earn Program. Get paid to use our search engine. Join now for free! Your Ad Here stats count click